Kehadiran udara dalam jumlah yang tidak terkendali di dalam sistem air dapat sangat memengaruhi kinerjanya, menyebabkan prosedur pengisian dan pengurasan yang tidak efisien serta pengurangan aliran, sekaligus meningkatkan biaya energi. Udara juga mengganggu fungsi yang tepat dari beberapa komponen sistem, seperti pompa, sensor, meter air, katup kontrol hidrolik, dan lainnya. Di sisi lain, udara sangat penting dalam menghadapi kondisi vakum dan lonjakan tekanan. Pengendalian udara dalam sistem air bertekanan sangat penting untuk meningkatkan efisiensi selama pengisian, pengurasan, dan operasi bertekanan, serta untuk melindungi sistem dari kondisi vakum dan lonjakan tekanan.
Pada jawaban sebelumnya, kami menjelaskan bahwa Katup Udara Kombinasi menangani
lonjakan negatif (surge) dengan memasukkan udara melalui orifis kinetik ke dalam pipa, mencegah kondisi vakum dan keruntuhan pipa. Hal ini juga berlaku pada skenario ledakan dan pengurasan di mana katup udara memasukkan udara ke dalam pipa, mencegah kondisi vakum. Pada skenario pengisian pipa, katup udara kombinasi memungkinkan pengeluaran udara dari pipa melalui orifis kinetik, memastikan pengisian pipa yang efisien. Selama operasi bertekanan, Katup Udara Kombinasi memastikan operasi yang efisien dengan mengeluarkan gelembung udara melalui orifis otomatis, mencegah akumulasi kantong udara yang dapat secara drastis mengurangi aliran. Pengeluaran gelembung udara selama operasi bertekanan sangat penting untuk operasi yang tepat dari komponen sistem seperti meter air. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memasang katup udara kombinasi di hulu meter air untuk memastikan akurasi pembacaan dan pipa yang terisi penuh.

BERMAD merekomendasikan pemasangan fitur perlindungan lonjakan (SP) pada semua katup udara di sistem hidrolik, terutama pada titik-titik kritis seperti stasiun pompa. Ketika kolom air dan udara mendekat dengan kecepatan aliran tinggi (selama lonjakan atau pengisian pipa yang tidak terkendali), hal ini dapat mendorong pelampung naik dengan cepat dan keras, menyebabkan hentakan (slam) dan lonjakan sekunder yang dapat merusak katup udara dan komponen sistem. Fitur SP, yaitu cakram dengan lubang-lubang kecil, mencegah hentakan ini, memungkinkan pelepasan udara yang terkontrol tanpa lonjakan sekunder.
<>